Bintan-Badan Pembentukan Pemekaran Kabupaten Kepulauan Jemaja (BP2KKJ) menggelar rapat resmi agenda yang bakal dilaksanakan secara akbar dan merevisi kepengurusan struktur organisasi, di Jalan Raya Bundaran Km 16 Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Senin 28 Juli 2025.
Sejumlah tokoh masyarakat hadir setelah beberapa pertemuan sebelumnya dilaksanakan di Rumah Makan Selera Anambas Komplek Bintan Center Kota Tanjungpinang dan kemudian dilanjutkan di kediaman Ketua Umum BP2KKJ. Wacana pembetukan Otonomi Daerah ini sudah melalui proses yang cukup panjang, mulai dari Musyawarah Besar I, memperjuangkan rekomendasi dari Bupati dan DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas serta mendatangkan tim ahli naskah akademik kajian tentang syarat pemekaran sebuah kabupaten.
“Kita sangat berterima kasih kepada seluruh masyarakat Pulau Jemaja dan Kabupaten Kepulauan Anambas yang telah memberikan dukungan penuh dan kerja kerasnya dalam perjuangan proses pemekaran ini,” ungkap Edi Ja’far, Ketua Umum BP2KKJ kepada wartawan, Senin 28 Juli 2025.
Edi juga menetapkan keputusan hasil kesepakatan bersama pada Agustus 2025 mendatang, dan akan ada agenda besar di Pulau Jemaja dan diharapkan seluruh masyarakat yang ada di Kota Tanjungpinang asli Jemaja bahkan yang berada di Kota Batam atau kabupaten di Kepri lainnya dapat bersama-sama menghadiri acara tersebut.
“Itu hasil kesepakatan bersama dan antusias warga Jemaja di perantauan sudah nyata dan biaya seluruh keberangkatan di tanggung oleh masing-masing. Rasa perjuangan itu menjadi pemicu saya untuk bergerak kembali meskipun sempat vakum beberapa dekade,” ucapnya.
Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Minggu malam itu bukan sekedar pertemuan biasa namun ada catatan penting dalam perubahan struktur kepengurusan organisasi bukan hanya merevisi saja namun menambah jabatan-jabatan strategis lagi.
Jabatan penting lainnya itu yakni setiap kecamatan yang ada di pulau dipimpin oleh Ketua Harian dan akan ada penambahan struktur lainnya setelah agenda besar itu digelar di ibukota nantinya.
“Kita akan memperluas kepengurusan organisasi ini. Kemarin baru kita mulai atas desakan sejumlah pihak. Organisasi ini milik masyarakat Jemaja pada umumnya. Anggota BP2KKJ itu terdiri dari seluruh ber KTP pulau Jemaja dan lahir di Jemaja,” jelasnya.
Ia juga menyinggung ketika ditanya siapa yang mengisi jabatan Bendahara Umum saat ditanya media ini, lalu Edi mengatakan bahwa hasil kesepakatan dan hal itu sudah menjadi keputusan bersama maka anggota yang hadir menyepakati Amir Fikri sebagai Bendahara Umum.
“Dulunya beliau ini sebagai Wakil Ketua Umum kini beliau diminta untuk menjabat sebagai Bendahara Umum. Ya, bersyukur beliau bersedia dan akan segera di terbitkan SK yang baru,” tuturnya.
Tambahnya, apapun yang akan dilalui rasa semangat untuk memperjuangkan niat masyarakat atas desakan kuat arus bawah dirinya juga berharap semua elemen ikut berkontribusi dan tentu tidak terlepas ada yang suka atau tidak suka namun dirinya mengajak hal ini jangan di campur adukan dengan kepentingan lainnya.
“Kita semua saudara, kita lepaskan egosektoral kita, mari kita perkuatkan kekuatan kebersamaan kita demi terwujudnya impian masyarakat Jemaja menjadikan Jemaja lebih bermarwah, lebih maju dan lebih sejahtera,” harap dia.



