Tak Berkategori  

Warga Berduyun-duyun Manfaatkan Relaksasi Kredit

TANJUNGUBAN – Pengumuman Presiden Joko Widodo yang mengatakan adanya keringanan dan relaksasi kredit bagi masyarakat dan UMKM terdampak Covid-19, membuat warga Tanjunguban berduyun-duyun, datang ke bank untuk melakukan keringanan kredit.

Beberapa bank penyalur kredit di Tanjunguban, bahkan banyak menerima nasabah yang ingin memperoleh keringanan pembayaran kredit. Sejak dua pekan, terlihat antrean nasabah di depan kantor bank.

Edi, seorang nasabah bank BUMN di Tanjunguban mengatakan, dirinya sudah ikut program relaksasi pembayaran kredit. Ia yang terdampak karena dirumahkan oleh perusahaan. Ia mengambil program relaksasi karena dinilai meringankan.

”Saya ikut juga, kalau di bank yang saja kredit ini menawarkan relaksasi per 3 bulan, 6 bulan dan 12 bulan. Nah itu kita nanti dikasih kesempatan memilih yang mana,” jelasnya.

Pada program relaksasi tersebut, nasabah kredit hanya dikenakan membayar bunga kredit saja selama masa relaksasi. Sedangkan masa kredit akan ditambahkan sesuai masa relaksasi.

”Ya lebih ringan sih, karena berat juga kalau saat ini harus membayar pokok dan bunganya. Paling enggak ada keringanan lah,” jelasnya.

Sementara itu, Indra seorang nasabah salah satu bank BUMN lainnya juga mencoba mengikuti program relaksasi kredit. Namun saat ia mencoba bertanya ke bank tempat ia melakukan perjanjian kredit, justru mendapati pilihan pembayaran yang dinilai memberatkan.

”Ya bingung juga programnya seperti memberatkan. Saya kira sama-sama bank BUMN, sama aturan dan ikuti pemerintah. Jadinya saya tak ikut program relaksasi itu lah, biarkan saja macet nanti biar bayar denda,” jelasnya. (aan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *